Sepak bola Indonesia kembali kelam dengan adanya kericuhan suporter di Stadion Gelora Joko Samudro. Dalam pertandingan Gresik United vs Deltras FC lanjutan Liga 2, tim tuan rumah kalah 1-2 dari tim tamu. Tidak lama setelah pertandingan usai, terjadi kericuhan di luar stadion yang melibatkan polisi dengan suporter.

Baca juga: Babak 16 Besar Piala Dunia U17: Skuad Garuda Muda Resmi Gugur

Dalam beberapa potongan video yang beredar di dunia maya, terlihat anggota kepolisian melakukan penembakan gas air mata ke arah suporter. Lalu dalam video lainnya, terlihat anggota polisi mendapatkan serangan berupa pelemparan batu dan juga kayu. 

Kronologi Kericuhan suporter

Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit Mariyanto mencoba menjelaskan kronologi terjadi kericuhan suporter di Stadion Gelora Joko Samudro. Wiwit mengatakan bahwa kericuhan bermula saat adanya aksi demo yang dilakukan suporter Gresik kepada manajemen klub. Pihak keamanan pun meresponnya dengan membentuk barikade untuk melindungi para pemain yang masih berada di dalam stadion. 

Suporter yang dihalangi oleh barikade polisi pun mulai tersulut emosi. Wiwit mengatakan bahwa suporter mulai melempari polisi yang melakukan barikade dengan berbagai benda keras seperti batu. Beberapa polisi pun terluka karena terkena lemparan batu. 

Berdalih karena sudah jatuh korban dan tidak ingin terus bertambah, Wiwit menyebut polisi mengambil tindakan dengan memukul mundur pada suporter yang ricuh. Setelah itu terjadilah tembakan gas air mata ke arah para suporter untuk memecah masa dan meminimalisir jatuhnya korban dari pihak kepolisian. 

Ultrasmania Minta Maaf ke Kapolres Gresik

Usia terjadi kericuhan suporter, perwakkan Ultrasmania Gresik berkunjung ke Kapolres Gresik untuk meminta maaf. Muharom, selaku penasehat Ultras Gresik mengatakan bahwa bahwa dirinya mewakili suporter Ultras Gresik meminta maaf yang sebesar-besarnya terkait kericuhan yang terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro. 

Baca juga: Menyedihkan! Indonesia Tumbang 5-1 Dari Irak

Muharom juga mengatakan bahwa kericuhan yang terjadi sudah di luar akal sehat. Tidak hanya itu, Moharom juga berharap agar semua korban baik dari polisi ataupun suporter agar segera mendapatkan kesembuhan. Tidak hanya itu, perwakilan Ultras Gresik juga berharap agar kejadian yang baru saja terjadi ini akan menjadi yang terakhir. 

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version